Di Jam Sepi Yang Sama

Kita bertemu tanpa rencanadi jam-jam sepi yang nyaris lupaaku bawa luka setengah sembuhkamu datang tanpa bertanya terlalu jauhKopi dingin, pesan tak terkirimtawa kecil, tapi artinya dalamdunia ribut di luar sananamun kita memilih diam bersama Tak ada janji yang kita ikathanya rasa yang tumbuh perlahanseperti malam belajar percayatanpa harus terang sepenuhnya Jika esok tak menunggu kitabiarlah…


Kita bertemu tanpa rencana
di jam-jam sepi yang nyaris lupa
aku bawa luka setengah sembuh
kamu datang tanpa bertanya terlalu jauh
Kopi dingin, pesan tak terkirim
tawa kecil, tapi artinya dalam
dunia ribut di luar sana
namun kita memilih diam bersama


Tak ada janji yang kita ikat
hanya rasa yang tumbuh perlahan
seperti malam belajar percaya
tanpa harus terang sepenuhnya


Jika esok tak menunggu kita
biarlah malam ini jujur saja
aku dan kamu di antara jeda
tak sempurna, tapi terasa nyata
Kita bukan cerita besar
hanya dua hati yang belajar sabar
dan jika ini harus pelan
aku tak keberatan tinggal lebih lama


Nada rendah di sudut kamar
angin masuk lewat jendela retak
kau bilang hidup kadang berat
aku jawab, “aku di sini, kalau kau lelah”
Waktu berjalan tanpa aba-aba
namun rasamu tetap tinggal
aku tak ingin memiliki
cukup menemani, itu sudah berarti


Andai dunia memaksa kita berubah
jangan biarkan kita lupa
bahwa pernah ada kita
yang saling tenang, tanpa suara


Jika esok tak menunggu kita
biarlah malam ini jujur saja
aku dan kamu di antara jeda
tak sempurna, tapi terasa nyata


Dan bila suatu hari kita asing
lagu ini tetap berbisik pelan
bahwa pernah ada kisah
yang tidak berakhir…
tapi juga tidak hilang.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari simpleasures1919

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca