Kupikir kamu cuma singgah
Kupikir namamu akan biasa
Lewat di kepala, hilang tanpa makna
Ternyata kamu menetap di kepala
Aku meremehkan rasa
Mengira ini hanya jeda
Tapi hatiku pelan berkhianat
Belajar berharap diam-diam
Kamu lebih dari yang kupikirkan
Lebih dalam dari kata nyaman
Kamu tumbuh tanpa permisi
Dan kini tinggal di dalam diri
Kupikir aku yang memegang kendali
Ternyata menetap paling lama di hati
Aku pernah yakin ini sementara
Ternyata semesta punya rencana
Aku kalah oleh caramu
Yang sederhana tapi utuh
Tak banyak kata, tak banyak tanya
Tapi cukup untuk mengubah arah
Kamu lebih dari yang kupikirkan
Lebih dalam dari kata nyaman
Kamu tumbuh tanpa permisi
Dan kini tinggal di dalam diri
Kamu lebih nyata dari bayangan
Dan aku takut kehilangan
Kamu adalah kemungkinan
Yang tak pernah berani kuimpikan
Jika nanti aku jatuh lagi
Aku tahu ke mana harus kembali
Bukan pada dunia yang ramai
Tapi pada kamu yang kupahami
Sekarang aku mengaku
Tanpa pembelaan
Kamu…
Lebih dari yang kupikirkan
Tinggalkan Balasan