Selamat datang di kepala
Tempat semua suara tinggal
Tagihan, target, trauma lama
Duduk manis di meja kerja
Layar kaca jual bahagia
Semua tampak baik-baik saja
Sementara aku di sudut kota
Belajar waras dari luka
Katanya ini fase biasa
Katanya semua kan reda
Tapi tiap malam yang tiba
Selalu bawa perang baru di kepala
Dunia sedang terbakar
Dan kita disuruh sabar
Dibilang kuat, dibilang hebat
Sambil pelan-pelan sekarat
Kepala nyaris meledak
Tapi besok harus berangkat
Jadi manusia, jadi mesin
Disuruh hidup, dilarang asing
Lihat mereka di menara
Bicara soal harapan bangsa
Sementara di bawah sana
Kita rebut napas yang sama
Makan cemas, minum amarah
Tidur ditemani berita kalah
Katanya nanti semua membaik
Lucu sekali, kita tepuk balik
Mereka bilang jangan takut
Sambil jual peluru di mulut
Mereka bilang semua cukup
Sambil isi piringnya penuh
Dunia sedang terbakar
Dan kita disuruh sabar
Dibilang kuat, dibilang hebat
Sambil pelan-pelan sekarat
Kepala nyaris meledak
Tapi besok harus berangkat
Jadi manusia, jadi mesin
Disuruh hidup, dilarang asing
Kalau ini hidup
Kenapa rasanya hukuman?
Kalau ini mimpi
Kenapa tak bangun-bangun?
Kita cuma angka
Di laporan yang dibaca
Kita cuma luka
Yang dipaksa kerja sama
Dunia sedang terbakar
Dan kita masih belajar
Jadi waras di tengah bising
Jadi hidup meski asing
Kepala nyaris meledak
Tapi jantung masih bergerak
Dan selama belum padam
Kita lawan sampai malam.
Tinggalkan Balasan